Aku menanyakan ini pada-Mu Bila cinta yang tertanam di ruang sukma ialah juga agung-Mu Bisakah Si Lanang di sana Menembus rimba yang wajahnya terpampang ngeri? Adakah nyalak di sana Hanya piranti kesetiaan yang kuhardik hari lalu? Aku mencintai Lanangku… Yang lahirnya adalah pengorbanan bagi tawa semuku… Aku begitu mencintai Lana ngku, kukatakan ini pada-Mu jika cinta yang terkembang di ujung sukma ini adalah agung-Mu…
kerangka manusia dan keinginan bebasnya.