inilah goresan entah yang ke sekian...aku tak peduli,,aku tak ingin peduli. aku menangis di antara riuh tawa, aku sendiri heran dengan apa yang kutangiskan, "menangis itu wajar" kata kawanku,,,tapi kataku, itu hanya sekedar pembenaran atas lelah-lelahku yang kukeluhkan...aku menyesal,,,aku menyesal untuk memohon pada manusia yang tak kan melirik air mataku,,,aku tak akan melakukan kebodohan itu lagi...
kerangka manusia dan keinginan bebasnya.