El, kapan kau datang dan membasuh segala air mata? Bu, apa yang harus kulakukan agar kehidupan tak selalu mengkhianatimu? Pada akhirnya, diam menjadi jalan paling kejam yang bisa kulakukan untukmu bu. Aku pernah berpikir untuk segera menemukan seseorang yang kepadanya dapat kuceritakan segalanya tentangmu, tentang lukamu, tentang hak-hakmu yang tak pernah kau dapatkan. Tapi, kukira cerita tentang kita selalu menjadi hal paling lapuk dan membosankan untuk oranglain. Aku memilih diam bu, lalu menenggelamkan segalanya dalam sunyi. Pernah pula aku berpikir bahwa manusia semacam itu akan datang dalam kehidupanku, kehidupan kita, serupa cahaya yang menyala dan menarik kita dari kegelapan bu. Tapi, kukira tak ada manusia seperti itu bu, ia takkan datang, atau paling tidak barangkali butuh waktu yang lama untuk menunggunya datang. Barangkali pula, ia akan datang ketika segala air mata telah kering dengan sendirinya dari mata kita bu. Apa yang harus kulakukan bu, manakala kau ...