The Secret Of Soul Aku masih temenung diantara kawan-kawanku yang terus metertawakan diriku dan cerita laluku yang konyol. “dan kau percaya?” “tak ada alasan untuk tak mempercayainya.” Aku menghela napas panjang lalu menghembuskan pelan. Kudengar tawa mereka semakin menjadi, tapi kau akan tahu kalau aku sama sekali tak mempedulikan hal itu. Aku yakin kau akan seyakin diriku, bagaimana tidak, setiap malam aku menemuinya di kehidupan lain. Meski mereka semua pada akhirnya hanya akan mentertawakan diiriku. Aku memutuskan untuk meninggalkan mereka yang membuat hatiku makin galau. “hei Ruichi, kau mau kemana?” suara mereka memanggilku namun berlalu begitu saja, aku lelah dan tak ingin lagi memedulikan tawa itu. Harapan satu-satunya yang tertinggal adalah bahwa kau akan mempercayaiku lebih dari mereka, kau akan percaya bahwa apa yang kualami dan kurasakan adalah benar-benar terjadi. Ada kehidupan lain yang membungkus kehidupanku menjadi orang lain, setiap malam, meski itu dalam mimpi, t...
kerangka manusia dan keinginan bebasnya.