Skip to main content

Posts

Showing posts from April, 2013

kenangan yang kembali

Dongen hari ini:            Lelaki 30 an itu masih membisu, di tangannya ada sepucuk surat usang. ia masih menatap ke kejauhan, dipandanginya dedaunan yang gugur bulan Desember. Ia ingat, di tempat yang sama, dulu, seorang gadis remaja tak bernama menatapnya. Memang benar, diam menjadi jalan paling bijak rupanya. Siluet gadis itu kini menandanginya, lagi. Barangkali kini ia tengah menyesali dirinya yang juga masih remaja kala itu. Tak ada yang tahu bahwa banyak hal yang tak bisa diselesaikannya saat masih remaja. seorang remaja tak tahu apa yang benar-benar diinginkanya.         Surat usang itu berhasil melemparkannya pada kenangan, pada memori lampau yang mati-matian ia lupakan, meski usaha itu selalu saja gagal. Ia lelaki, ia tahu ia tak bisa menangis. Sekarang, juga dulu. "Kau tahu? banyak hal yang ingin kudengar," tutur lelaki itu lirih, pelan menembus pekat awan hitam, juga riuh hujan. Masih di bulan Desember. Ia send...