“Sebab tak ada satu hari pun yang baik untuk berpisah, namun setiap hari adalah awal yang baik untuk bertemu.” Ujaran seseorang yang aku aminkan. Sahabat manisku, rupanya bertemu dengan orang-orang baru, bergumul dengan cerita baru, dan melakukan banyak hal baru membuat kita mengalami semacam paradoks, perasaan ingin dan tak ingin. Kita tahu bahwa waktu yang harus kita lewati terlalu singkat untuk membentuk sebuah ikatan yang kuat, tentu saja kita sudah sama-sama tahu bahwa hari ini mungkin akan kita alami, hari di mana kita akan saling melepas. Satu hal yang tak akan pernah aku sesali adalah telah membuka diri, membiarkan kalian masuk dan menempati ruang masing-masing di dalam sini, sesuatu yang barangkali lebih sering kita sebut dengan hati. Kalian memang hebat, bukan saja hebat dalam bidang yang kalian jalani, tapi juga hebat dalam memikat hati. Bertemu kalian adalah bagian dari hal-hal indah yang Tuhan berikan dalam perjalananku. Dek Al yang baik, si gadis yang l...
“Berjuang tidak sebercanda itu” Bagi para pejuang beasiswa, tentu saja LPDP adalah salah satu yang paling diminati. Selepas lulus, keinginan untuk terus bersekolah tidak pernah surut. Pernah sekali waktu keinginan itu melemah karena beberapa alasan, salah satu yang paling krusial adalah biaya. Keyakinan untuk mencari beasiswa itu kemudian muncul setelah dosen pembimbing skripsiku menghubungiku. Beliau dan tim penelitian jurusan tengah melaksanakan penelitian dan mengajakku turut serta. Entah dari mana, rasa percaya diriku pun muncul. Aku mantapkan diriku untuk mencari program beasiswa s2. Awalnya aku hanya mencari informasi dari berbagai sumber tentang beasiswa s2, mulai dari beasiswa penuh sampai beasiswa yang hanya menawarkan bantuan akademik. LPDP adalah yang paling pertama aku tuju. Rupanya, untuk mendapatkan beasiswa LPDP, banyak kualifikasi yang harus dipenuhi. Beberapa persyaratan penting yang harus dimiliki adalah IPK minimal 3,00, penguasaan bahasa inggris baik...