Sajak Tentangnya
Untuk pemuda yang tak kusebut namanya
Kulihat gambaranku yang dulu
Saat tumbuh dengan cinta yang lugu
Untuknya.
Hujan,,, terimakasih telah membawaku pada kenangan lalu
Saat Ia dan aku terduduk dalam diam
Memandangi tetesan langit yang terpercik satu-satu
Menikmati aroma sunyi berdua
Merasakan sejuknya angin yang berubah dingin
Kudengar deru hatinya bagai genderang suarga
Dan hatiku ikut bergemuruh
Ia dan aku masih terdiam
Sementara hujan terus menari-nari
Dan wajah langit berubah senja
Masihkah Ia mengingatku saat hujan
Membuncah rindu dengan bayang-bayang mega asmara
Meski tahun telah berlalu
Dan ruang terbelah cita
Masihkah Ia mengingatku
Menawarkan irama cinta suarga loka
Dalam sepi dan sunyiku
Meski kini tak lagi kudengar merpati berkicau tentangnya
Aku masih menunggunya seperti Kunthi
Meski tahu Pandu takan pernah datang padanya
Aku masih menunggunya
Penghujung Desember 2011
Untuk pemuda yang tak kusebut namanya
Kulihat gambaranku yang dulu
Saat tumbuh dengan cinta yang lugu
Untuknya.
Hujan,,, terimakasih telah membawaku pada kenangan lalu
Saat Ia dan aku terduduk dalam diam
Memandangi tetesan langit yang terpercik satu-satu
Menikmati aroma sunyi berdua
Merasakan sejuknya angin yang berubah dingin
Kudengar deru hatinya bagai genderang suarga
Dan hatiku ikut bergemuruh
Ia dan aku masih terdiam
Sementara hujan terus menari-nari
Dan wajah langit berubah senja
Masihkah Ia mengingatku saat hujan
Membuncah rindu dengan bayang-bayang mega asmara
Meski tahun telah berlalu
Dan ruang terbelah cita
Masihkah Ia mengingatku
Menawarkan irama cinta suarga loka
Dalam sepi dan sunyiku
Meski kini tak lagi kudengar merpati berkicau tentangnya
Aku masih menunggunya seperti Kunthi
Meski tahu Pandu takan pernah datang padanya
Aku masih menunggunya
Penghujung Desember 2011
Biar ku tebak siapa... Mas *censored* yah?
ReplyDeletehhe... I like this note :)