Gelagak Langit II
Langit bercanda lagi
Tapi tak selucu lalu
Dari balik kaca jendela
Hanya udara tampak durja
Daun telingaku kembang kempis
Tawamu yang bergemuruh
Ssssssssss rintik jatuh satu-satu
Dua-dua
Banyak...
Tiap kali ketika langit bercanda
Candanya serupa gelagak tawa
Dengan rintik-rintik kiriman
Tuhan
Untuk tanahku yang gersang
Tanahku yang berang
Mendengar teori yang ditelurkan para manusia ahli, kedengar
Langit tertawa bergelagak.
Simposium, 23/10/11
Comments
Post a Comment